kebisingan mengiringi hari
kesejukan angin menerpa
gurauan itu nampak terasa
ia terus berlindung
bersembunyi di balik awan tipis
tergurat sendu di wajahnya
sedikit senyum mengembang
waktu terus di pijak
secercah cahaya kian mendekat
tapi hati tersumbat ragu
indah di kata
namun sulit di percaya
burung-burung berkicau merdu
menghiasi lubang hati
pesona fatamorgana menyelimuti diri
gumamku,kau simalakama hati
kesejukan angin menerpa
gurauan itu nampak terasa
ia terus berlindung
bersembunyi di balik awan tipis
tergurat sendu di wajahnya
sedikit senyum mengembang
waktu terus di pijak
secercah cahaya kian mendekat
tapi hati tersumbat ragu
indah di kata
namun sulit di percaya
burung-burung berkicau merdu
menghiasi lubang hati
pesona fatamorgana menyelimuti diri
gumamku,kau simalakama hati

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.