Powered By Blogger

Selasa, 03 Desember 2013

Jeritan pilu

Tak dapat ku bayangkan
ketika hati menjerit meronta
ingini yang tak dapat di gapai
terus tak henti-hentinya
rinai hujan menyirami bumi ini
membuat mawar bermekaran kembali
namun siapa sangka,dikala kupu-kupu terbang riang sembari menghisap madu
sebuah hati terbelenggu
terpaku oleh hati yg pilu
miris ku mendengar
dalam diamku aku bertanya : "tak adakah yg bisa mengobatinya?"
roda kehidupan terus menggelinding
tatapanku menerawang jauh
menangkap sebuah gambaran yg tak dapat di lukiskan
inginku dapat mengentasnya
dari lubang luka hati yg teramat dalam
dan memberikan obat arti kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.