Powered By Blogger

Kamis, 19 Desember 2013

Penguasa Hati

sesekali dengkuran anak manusia terdengar
hawa dingin mencekam
menusuk hingga ke tulang
bintang-bintang berkedip
rembulan tersenyum
sendiri aku di kegelapan malam
termenung
merenungi kehidupan
kehidupan yang hambar
serasa tiada garam
otakku berjalan mengitari ruang pikirku
tak dinyana,kau hadir disana
dengan tatapan matamu
yang apabila ku tatap,aku bertekuk lutut olehnya
dengan senyum mautmu
yang apabila aku melihat,aku terhipnotis olehnya
tak terasa 
malampun segera berganti pagi
bintang dan rembulan pulang ke peraduannya
namun hati ini tak bisa pergi
berganti ke lain hati
kaulah sesosok puteri anggun
yang merajai hati ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.