Desir angin
menyentuh ria
Membawakan
mekar-mekar mawar
Sajak-sajak
pengantar malam
Membisikkan
syahdu keindahan
Namun hati ini
masihlah tenggelam
Hanyut
Terbawa gelombang
pasang
Ingin ku
menerjang
Melawan
Namun hanya
senyum simpul
Topeng palsu menopang
Lihat!
Lihat!
Lihatlah!
Rembulan yang
kian benderang
Namun taukah kau
akan hati yang gelap
Hampa tiada tertahan
Hati yang luka
dalam senyuman
Keindahan
Keindahan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.