Powered By Blogger

Kamis, 19 Desember 2013

" kembalilah "

Sembilu bertalu,
sendu menyatu,
langit hitam berpadu,
berpacu dengan derasnya air mata,
getir,
terpancar dari sesenggukan dan tatapannya yang hampa,
luka itu begitu perih menyiksa,
berpendar pilu,
wahai jiwa indah merona,
dimanakah senyummu itu?
senyum yang membuat bunga-bunga mekar,
senyum yang menghilangkan dahaga musyafir lalu,
kembalilah tersenyum,
biar taman-taman hati tetap sejuk nan berbunga,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.