Powered By Blogger

Kamis, 19 Desember 2013

Dirimu

Masih teringat dirimu..
Saat semua terlelap dalam mimpi..
Sungguh indah..
Sulit terlukis..
Walau angan tak secerah rembulan yang menghilang..
Detik jampun berlari kencang mengitar..
Seakan mengajarkan tuk bersiap hadapi esok mencekam..
Rasa kantukpun menyerang..
Namun tetap kau bertahan di pikiran..
Tak pernah pupus,
habis di telan malam..
Bahkan hingga fajarpun menjelang..

cinta tak bertepi

bersamamu adalah hal yang paling ku tunggu
namun bila tiba saatnya
aku tak bisa mendekatimu
bukan karena aku sombong
bukan pula karena angkuh
serasa ada tembok besar menghalangi
kastamu lebih tinggi daripada kastaku
antusiasme ku menatapmu 
karena keindahanmu 
hasrat memilikimu pernah ada
namun ku fikir itu hanyalah sebuah mimpi
yang tak kan pernah terjadi
bias wajahmu 
tak henti-hentinya hadir dalam otakku
menjadi pengantar tidurku
bahkan di saat aku terjaga
taukah kamu?!
aku telah gila
gila padamu
gila akan cintamu

Penguasa Hati

sesekali dengkuran anak manusia terdengar
hawa dingin mencekam
menusuk hingga ke tulang
bintang-bintang berkedip
rembulan tersenyum
sendiri aku di kegelapan malam
termenung
merenungi kehidupan
kehidupan yang hambar
serasa tiada garam
otakku berjalan mengitari ruang pikirku
tak dinyana,kau hadir disana
dengan tatapan matamu
yang apabila ku tatap,aku bertekuk lutut olehnya
dengan senyum mautmu
yang apabila aku melihat,aku terhipnotis olehnya
tak terasa 
malampun segera berganti pagi
bintang dan rembulan pulang ke peraduannya
namun hati ini tak bisa pergi
berganti ke lain hati
kaulah sesosok puteri anggun
yang merajai hati ini

bulan purnama??

tertawa lepas 
tak merasa malu
di sudut rumah ia duduk
mata di tutup
rambut tergerai
bingung terasa 
terdiam sejenak
hening tercipta
tatapan mata sedikit tajam
sedikit perasaan aneh menggelantung
lontaran kata demi kata
berhamburan di ruang kecil
senyum-senyum simpul menghiasi
dalam diam aku bertanya
inkah yang di sebut bulan purnama?
terbersit tak percaya
namun ku coba mengilhami

Simalakama Hati

kebisingan mengiringi hari
kesejukan angin menerpa
gurauan itu nampak terasa
ia terus berlindung
bersembunyi di balik awan tipis
tergurat sendu di wajahnya
sedikit senyum mengembang
waktu terus di pijak
secercah cahaya kian mendekat
tapi hati tersumbat ragu
indah di kata
namun sulit di percaya
burung-burung berkicau merdu
menghiasi lubang hati
pesona fatamorgana menyelimuti diri
gumamku,kau simalakama hati

Teruslah Bersinar

syair-syair indah terdengar
mengalun menggelora
terus membawa
menuntun ke sebuah irama
melodi cinta
nampak indah
terus menggugah
meresapi sebuah tatapan rembulan
menyejukkan
penuh keindahan
hingga ku jadi korban
insting melayang
menangkap
namun semu ku rasa
walau ku tak bisa menggapai
teruslah bersinar
menyinari hati yang kelam

Tak Bisa (part II)

tak bisa jauh
tak bisa dekat
senyum indah terlihat
menggelitik
mengajakku bercanda
tatapan mata nan manja
menggugah jiwa
ku ulurkan tangan
namun tertahan batu pikiran
berdegup kencang jantungku
terbang melayang 
tatkala bayangmu melintas
terdiam ku sejenak
otakku berputar
merenungi sekitar
bimbang
namun ku terus berjalan
mengikuti hati terdalam

Selasa, 03 Desember 2013

Tak bisa (part1)

saat kau tak ada di pandanganku
hati terasa gelisah
tak menentu
ini kata hatiku
inginku terus melihatmu
memandangimu serta menatapmu
namun nampaknya takdir berbicara lain
seirama roda kehidupan berputar
kau seakan hilang di kegelapan
mungkin ini dramatisasi otakku
namun tampaknya hati tak bisa berbohong
kalau inilah adanya
aku merinduimu
tak bisa jauh darimu

Special one

Kita tak akan pernah tau
tentang kita,hidup kita
tentang keadaan kita
kita tak pernah menjalani hidup bersama
kita tak pernah tau "will we pass it?"
keegoisanmu meluluhkan semangatku
dapatkah kau membangkitkan semangatku yg kau luluhkan itu
aku tak pernah tau tentang sikapmu
aku akan mencari tentang jawaban itu
sebelum nafasku berakhir
selama jantungku berdetak
kadang kau berubah
tanpa alasan yg logika
sehingga sering timbul tanda tanya
"akankah ada something yg bisa kau utarakan?"

Tatapan indah

Tatapan itu mulai pudar
tatapan itu mulai hilang seakan di telan awan
tatapan yg penuh makna
tatapan yg menyejukkan jiwa
sulit terlukis
sulit terbayang
membuat diriku mabuk kepayang
rona keindahan yg terpancar
tarikan magnet anggun yg slalu keluar
membuat keindahan semakin bertambah
goresan tetaplah goresan
ku anggap itu bumbu kehidupan
waktu terus berjalan
rintik hujan terus mengalir
lorong-lorong hati di penuhi kerinduan
semangat
bangkit
itulah arti tatapan indah yg kau berikan

Lukis hati

Angin berderu kencang
tumbuhan bergoyang
setetes demi setetes air turun dari singgasana
membuat kegundahan hati semakin terasa
tak tau apa yang harus di perbuat
namun tatapan itu jelas isyaratkan sesuatu yg tak terlihat
bingung nampak bingung
namun keinginan hati tetap menggunung
walau beban berat di dada
namun semua akan menjadi fatamorgana
terkikis oleh api yg membara di dada

Sebuah Harapan

Ratapan sendu menghiasi di hari yg cerah
burung-burung berkicau dg merdunya
namun kegundahan tak dapat terelakkan
detik demi detik waktupun berlalu
hati yg abu-abu lantas kelabu
tak terlintas di pikiran ini akan terjadi
namun apa mau dikata kalau takdir menghendaki
secercah sinar menerobos masuk
namun hati tetap tak bergeming dg kegundahannya
rangkaian kata-kata nan pengharapan tampak jelas keluar
namun akankah ini berakhir dg indah sesuai harapan?!!
Bimbang bingung ku menerka
ingin hati tertawa
namun terbendung lautan duka
angin semilir entah kemana
namun ku harap semua kan baik-baik saja

Jeritan pilu

Tak dapat ku bayangkan
ketika hati menjerit meronta
ingini yang tak dapat di gapai
terus tak henti-hentinya
rinai hujan menyirami bumi ini
membuat mawar bermekaran kembali
namun siapa sangka,dikala kupu-kupu terbang riang sembari menghisap madu
sebuah hati terbelenggu
terpaku oleh hati yg pilu
miris ku mendengar
dalam diamku aku bertanya : "tak adakah yg bisa mengobatinya?"
roda kehidupan terus menggelinding
tatapanku menerawang jauh
menangkap sebuah gambaran yg tak dapat di lukiskan
inginku dapat mengentasnya
dari lubang luka hati yg teramat dalam
dan memberikan obat arti kehidupan

Kehilangan

Serpihan sesal di hati
menyayat hati
tatkala kau pergi
tak ingin kau pergi
namun kau tetap pergi
tinggalkan ku sendiri
tak kan pernah kau mati
pupus di hati
walau kau tiada
tapi kau kan selalu ada
tak percaya,
tak apa
itu semua nyata
sesalku biarkanmu

Senin, 02 Desember 2013

Ketidakpahaman

Indah dirimu
membuat semua orang mabuk kepayang
wajahmu
senyummu
membuat semua tersihir
siapa yang tak percaya
siapa yang tak terpesona
jangankan cicak,
buayapun kan jua merasakannya
terkejut,yach terkejut
ketika pancaran terang,berubah hitam buram
ketika buah bibir tak sealur talar
tergores
remuk
miris,mendengarnya
ada yang bertanya,
"itukah arti keindahan?"
sayangnya, kau tak mengerti arti itu semua

badai cinta

tak bisa ku lukiskan wajahmu
senyumanmu
karena kepiawaianmu hadir dalam mimpiku
tak kuasa menghapus dirimu dari memoriku
pernah berfikir tuk menjauh
namun virus-virus cintamu terus menyebar
tidak hanya ke otak
namun hatiku kau juga singgahi
kau gugah hatiku yang lama telah tertidur
hingga ku terperanjat di lautan hatimu
ingin ku berenang jauh dari samudera hatimu
namun ombak cintamu terlalu besar untukku
getaran gempa besar sekalipun
itu semua kurang besar di bandingkan dengan badai cintamu
apa yang harus ku perbuat?
sedangkan ku tak pantas berlabuh di pelabuhan hatimu
rumputpun tersenyum mendengar bisik hatiku

Rembulan bersembunyi

ketika malam tiba dengan sejuta kesunyiannya
rembulanpun tak kunjung datang tuk menerangi
membuat hatiku memikirkannya
ketika rembulan di harapkan menerangi,
malah ia terus bersembunyi
dimana cahayamu?
aku tunggu namun kau tetap tak menampakkan indah cahayamu
bulan,tak bisakah kau menerangi hatiku yang kini sedang gundah?
tak bisakah kau mengerti sedikit arti dirimu untukku?
biarpun begitu,ku kan tetap menunggu kedatangan dan cahaya indahmu
semilir angin berhembus seakan menyampaikan rasa rindu dalam hati ini

hati yang mendung

ketika matahari bersinar terang
kenapa harus ada mendung
kenapa ketika burung2 tu di harap berbunyi indah
tapi dia terus diam
ada apa sebenarnya?
kegundahan,
kegelisahan,
dan sebuah tanda tanya besar menyelimuti di pikiran,,?
hasratku..
samakah dengan hasratmu..?
aku harap begitu,,

sekuntum mawar (part 2)

tuhan
ku tau KAU maha mengetahui
maha melihat
jiwa dan ragaku ada di genggamanMU
kerisauan
kegundahan ini semua tentu takdirMU
pernah ku lihat karyaMU
sebuah karya indah di mata
sekuntum bunga mempesona
menarik hati
hati tertegun
hanyut dalam keindahan
ingin menjamah
namun hati gundah
anggun
mempesona
mekar merona
tak pernah lepas dari pelupuk mata
tuhan
bila tiba saatnya
ku harap KAU kan menuruti curahan hati
yang menggelora di jiwa ini

sekuntum mawar (part 1)

bagiku
kau adalah sekuntum mawar indah
sejuk di pandang
semua memandang
inginku memilikimu
tapi rasanya aku masih tak sanggup dengan duri2mu
aku takut tergores olehmu
biarlah kau terus mekar dengan keindahanmu
walaupun aku kan layu karenamu